KUROCHI
Kumpulkan Dan Tukar Expmu!
100 Exp = 1 Reputasi
500 Exp = Grade HighMember
1000 Exp = Grade Super VIP Member
1500 Exp = Pulsa Sebanyak 10.000 All Operator
2500 Exp = Pulsa Sebanyak 20.000 All Operator
4500 Exp = Pulsa Sebanyak 50.000 All Operator
7500 Exp = Voucher Game Megaxux 100.000
8500 Exp = Voucher Game Megaxux 150.000
8600 Exp = Voucher Lyto Game 175.000
10.000 Exp = Voucher 100.000. Pulsa 100.000 Dan Grade King Gold Member


KUROCHI

Lounge,Game,Jual-Beli,Corner And Many More!!!
 
IndeksPortalPendaftaranLogin
Selamat datang di KUROCHI Dan jangan lupa Follow @KurochiWorld GABUNG di TELKOMGROUP dengan pasang TELKOMVISION!!!
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» Info Hadiah Exp
Sun Oct 07, 2012 3:38 pm by Kronos

» MITOS LEGENDAAAA
Sun Aug 19, 2012 10:19 pm by @Hades

» WAJAH KAKASHI SEPERTI APA DI NARUTO
Sun Aug 19, 2012 6:37 pm by @Hades

» DOAAAAAAAAAAAA
Sun Aug 19, 2012 6:35 pm by @Hades

» bejo dodol dengan burung dodol
Sun Aug 19, 2012 6:28 pm by @Hades

» PERTENGKARAN IDIOT TERDUNIA
Sun Aug 19, 2012 6:24 pm by @Hades

» MY CREATOR
Sun Aug 19, 2012 6:22 pm by @Hades

» PERTANYAAN DAN REQUEST
Sun Aug 19, 2012 6:16 pm by @Hades

» HANTU HANTU
Sun Aug 19, 2012 6:15 pm by @Hades

Poll
Anime Apakah Yang Anda Suka?
 Bleach
 Naruto
 Sankarea
 DragonBall
 ETC
Lihat Hasil
Top posting users this week
Top posting users this month
Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info


Share | 
 

 Artikel Bagus tentang kelemahan manusia

Go down 
PengirimMessage
Kronos
Admin
Admin
avatar

Jumlah posting : 24
Exp : 178455
Reputasi : 7
Join date : 07.08.12
Age : 27
Lokasi : jakarta

PostSubyek: Artikel Bagus tentang kelemahan manusia   Wed Aug 08, 2012 1:25 pm

1. Menyalahkan orang lain
Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif.
Di pedalaman Afrika,kalau ada orang yang sakit, yang Dipikirkan adalah :
Siapa nih yang nyantet? Selalu “siapa” Bukan “apa” penyebabnya.
Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu “apa” sebabnya, bukan “siapa”.
Jadi kalau kita berpikir menyalahkan orang lain,
itu sama dengan sikap primitif.
Pakai koteka aja deh, nggak usah pakai dasi dan
jas.
Kekanak-kanakan. Kenapa? Anak- anak selalu nggak pernah mau disalahkan.
Kalau ada piring yang jatuh,” Adik tuh yang salah”, atau
“mbak tuh yang salah”.
Anda pakai celana monyet aja kalau bersikap
begitu.
Kalau kita manusia yang berakal dan dewasa selalu akan
mencari sebab terjadinya sesuatu.

2. Menyalahkan diri sendiri
Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu.
Ini berbeda dengan MENGAKUI KESALAHAN. Anda pernah
mengalaminya? Kalau anda bilang tidak pernah,
berarti anda bohong. “Ah, dia sih bisa, dia ahli, dia
punya jabatan, dia berbakat dsb,Lha saya ini apa ?,
wah saya nggak bisa deh. Dia S3, lha saya SMP,
wah nggak bisa deh. Dia punya waktu banyak, saya sibuk, pasti nggak bisa deh”.
Penyakit ini seperti kanker, tambah besar, besar di dalam mental diri sehingga bisa mencapai “improper guilty feeling”.
Jadi walau yang salah partner,anak buah, atau bahkan atasan, berani bilang “Saya kok yang
memang salah, tidak mampu dsb”.
Penyakit ini pelan-pelan bisa membunuh kita. Merasa inferior, kita tidak punya kemampuan. Kita sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan
kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain dianggap
Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang kita tidak
punya.

3. Tidak punya cita - cita / goal
Kita sering terpaku dengan kesibukan kerja, tetapi arahnya tidak jelas.
Sebaiknya kita selalu mempunyai target kerja dengan
milestone.
Buat target jangka panjang dan jangka pendek secara
tertulis. Ilustrasinya kayak gini :
Ada %&%&%&%& jago lari yang sombong. Apa sih yang nggak bisa
saya kejar, kuda aja kalah sama Saya. Kemudian ada kelinci lompat-lompat, kiclik, kiclik, kiclik.
Temannya bilang: “Nah tuh ada kelinci, kejar aja”. Dia kejar itu kelinci, wesss…., kelinci lari lebih kencang, anjingnya ngotot ngejar dan kelinci lari sipat-kuping
(sampai nggak dengar / peduli apa-
apa), dan akhirnya nggak terkejar,kelinci masuk pagar. %&%&%&%& kembali lagi ke temannya dan diketawain.
“Ah lu, katanya jago lari, sama kelinci aja nggak bisa kejar.
Katanya lu paling kencang”.
“Lha dia goalnya untuk tetap hidup sih, survive,
lha gua goalnya untuk fun aja sih”.
Kalau “GOAL” kita hanya untuk “FUN”, isi waktu aja,
ya hasilnya Cuma terengah-engah saja.

4. Mempunyai GOAL,
tetapi 'ngawur' pencapaiannya Biasanya dialami oleh orang yang tidak “teachable”. Goalnya salah, fokus kita juga salah, jalannya juga salah, arahnya juga salah.
Ilustrasinya kayak gini :
ada pemuda yang terobsesi dengan emas,
karena pengaruh tradisi yang mendewakan emas.
Pemuda ini pergi ke pertokoan dan mengisi
karungnya dengan emas dan seenaknya ngeloyor pergi. Tentu saja ditangkap polisi dan ditanya.
Jawabnya : Pokoknya saya mau emas, saya nggak mau lihat kiri-kanan.

5. Mengambil jalan pintas (shortcut)
Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas.
Jalan pintas tidak membawa orang ke kesuksesan yang sebenarnya, real success, karena tidak mengikuti proses. Kalau kita menghindari proses, ya nggak matang, kalaupun
matang ya dikarbit..
Jadi, tidak ada tuh jalan pintas.
Pemain bulutangkis Indonesia bangun jam 5 pagi, lari keliling Senayan,melakukan smesh 1000 kali.
Itu bukan jalan pintas. Nggak ada orang yang leha-leha tiap hari pakai sarung, terus tiba- tiba jadi
juara bulu tangkis. Nggak ada!
Kalau anda disuruh taruh uang 1 juta, dalam 3 minggu jadi 3 juta,masuk akal nggak tuh? Nggak
mungkin!. Karena hal itu melawan kodrat.

6. Mengambil jalan terlalu panjang dan terlalu santai
Analoginya begini :
Pesawat terbang untuk bisa take-off,
harus mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat take- off, memerlukan kecepatan
minimum 300 km/jam.
Kalau kecepatan dia cuma 50 km/jam,
ya Cuma ngabis-ngabisin avtur aja,muter-muter aja.
Lha kalau jalannya, runwaynya lurus anda cuma pakai kecepatan 50 km/jam, ya nggak bisa take-off, malah
nyungsep. Iya kan ?

7. Mengabaikan hal - hal yang
kecil
Dia maunya yang besar-besar, yang heboh, tapi yang kecil-kecil nggak dikerjain.
Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti ada
komponen yang kecilnya.
Maunya yang hebat aja.
Mengabaikan hal kecil aja nggak boleh, apalagi
mengabaikan orang kecil.

8. Terlalu cepat menyerah
Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukan mengawali dengan yang salah yang bikin orang gagal, tetapi berhenti pada tempat yang salah.
Mengawali dengan salah bisa diperbaiki, tetapi berhenti di
tempat yang salah repot sekali.

9. bayangan / memori masa lalu
Wah puitis sekali, saya suka sekali dengan yang ini.
Karena apa? Kita selalu penuh memori kan ? Apa yang kita lakukan, masuk memori kita, minimal sebagai pertimbangan kita untuk langkah kita berikutnya.
Apalagi kalau kita pernah gagal, nggak berani untuk
mencoba lagi.
Ini bisa balik lagi ke penyakit nomer-3. Kegagalan
sebagai akibat bayang-bayang masa lalu yang tidak terselesaikan dengan semestinya.
Itu bayang-bayang negatif. Memori kita kadang- kadang sangat membatasi kita untuk maju ke depan.
Kita kadang-kadang lupa bahwa hidup itu maju terus. “Waktu” itu maju kan ? Ada nggak yang punya jam
yang jalannya terbalik?? Nggak ada kan ?
Semuanya maju, hidup itu maju. Lari aja ke depan, kalaupun harus jatuh, pasti ke depan kok.
Orang yang berhasil, pasti pernah gagal.
Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.

10. Menghipnotis diri dengan kesuksesan semuBiasa
disebut Pseudo Success Syndrome.
Kita dihipnotis dengan itu. Kita kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti, nggak kemana-mana lagi.Sudah puas dengan sukses kecil tersebut.
Napoleon pernah menyatakan: “Saat yang paling berbahaya datang bersama dengan kemenangan yang besar”. Itu saat yang paling berbahaya, karena
orang lengah, mabuk kemenangan. Jangan terjebak dengan goal-goal hasil yang kecil, karena kita akan menembak sasaran yang besar, goal yang jauh.
Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur.
Sudah saatnya kita memperbaiki kehidupan kita. Kesempatan terbuka lebar untuk siapa saja yang ingin maju.
Action may not always bring success, but there is no success without action.
“Usaha dan tindakan tidak selalu menghasilkan keberhasilan/sukses, tetapi… Tidak ada
keberhasilan dan sukses TANPA
usaha dan tindakan.”
Kembali Ke Atas Go down
http://kurochi.indonesianforum.net
Mamamia
Pelajar
Pelajar
avatar

Jumlah posting : 11
Exp : 4081
Reputasi : 4
Join date : 08.08.12
Age : 26
Lokasi : Surabaya

PostSubyek: Re: Artikel Bagus tentang kelemahan manusia   Sat Aug 11, 2012 4:39 pm

aku lemahhhh
tanpa seorangpunnnn
yang memahamiku..................

Kembali Ke Atas Go down
@Hades
Pelajar
Pelajar
avatar

Jumlah posting : 26
Exp : 5033
Reputasi : 36
Join date : 11.08.12
Age : 41
Lokasi : Indonesia

PostSubyek: Re: Artikel Bagus tentang kelemahan manusia   Sat Aug 11, 2012 7:15 pm

cintaku kepada, bagaikan bola salju
Kembali Ke Atas Go down
Kronos
Admin
Admin
avatar

Jumlah posting : 24
Exp : 178455
Reputasi : 7
Join date : 07.08.12
Age : 27
Lokasi : jakarta

PostSubyek: Re: Artikel Bagus tentang kelemahan manusia   Thu Aug 16, 2012 9:18 am

Atas ane gaje.
Kembali Ke Atas Go down
http://kurochi.indonesianforum.net
Sponsored content




PostSubyek: Re: Artikel Bagus tentang kelemahan manusia   

Kembali Ke Atas Go down
 
Artikel Bagus tentang kelemahan manusia
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
KUROCHI :: The Lounge :: Tenong-
Navigasi: